free counters
Showing posts with label News. Show all posts
Showing posts with label News. Show all posts

Monday, July 4, 2011

Belajar Matematika Asyik dengan "Gasing"

JAKARTA, KOMPAS.com — Banyak cara yang bisa digunakan agar anak menyukai dan mudah mengerjakan soal Matematika. Anggapan Matematika sulit bisa jadi karena metode pembelajarannya yang membuat anak susah memahami pelajaran ini. Ada sebuah metode yang bisa membuat Matematika menjadi menyenangkan, namanya Metode Gasing, yang merupakan singkatan dari gampang, asyik, dan menyenangkan. Sesuai dengan namanya, metode ini menggunakan cara unik untuk memudahkan anak mengerjakan soal-soal Matematika.

Thursday, June 16, 2011

Ada "Live Streaming" Gerhana Bulan Total


JAKARTA, KOMPAS.com — Peristiwa gerhana bulan total terpanjang dalam tiga dekade terakhir yang akan terjadi pada Kamis (16/6/2011) dini hari dapat disaksikan langsung dari sebagian besar wilayah Indonesia. Bahkan, Anda pun tidak hanya bisa mengamati dari rumah atau tempat Anda berada pada subuh nanti. Akan ada siaran langsung yang dapat disaksikan secara live streaming di internet yang diambil dari pengamatan di berbagai daerah.

Observatorium Bosscha ITB, Bandung, lewat situsnya, misalnya, memang menayangkan gerhana bulan total tersebut secara langsung. Kepala Observatorium Bosscha Hakim Malasan mengatakan, siaran langsung ini akan membantu masyarakat menyaksikan proses gerhana secara lebih detail karena pengambilan gambar dengan teleskop.

"Dengan melihat streaming, masyarakat bisa melihat proses terjadinya gerhana Bulan. Dari awal bulan yang berwarna putih akan berubah menjadi merah saat tertutup oleh Bumi," ungkap Hakim. Gerhana bulan terjadi saat Matahari, Bulan, dan Bumi ada di satu garis lurus.

Hakim mengatakan, siaran langsung gerhana bisa disaksikan sejak pukul 01.00 WIB hingga 05.00 WIB di halaman khusus yang sudah disiapkan. Gambar diambil dari pengamatan di Aceh, Pekanbaru, Bandung, Mataram, dan Yogyakarta. Ada beberapa tayangan yang bisa dipilih ketika pengunjung situs mengaksesnya.

Menurut Hakim, siaran kali ini adalah bagian dari uji coba teknologi bekerja sama dengan berbagai lembaga terkait. Nantinya, masyarakat bisa menyaksikan hilal bulan Ramadhan dan Syawal melalui cara ini. "Masyarakat jadi tahu bagaimana hilal. Ini bisa untuk edukasi," kata Hakim.

Hakim juga mengungkapkan, selama ini ada metode penentuan Ramadhan dan Syawal lewat hisab (penghitungan) dan rukyat (visibilitas). Pengamatan gerhana bulan kali ini juga bisa dimanfaatkan untuk mengonfirmasi akurasi penghitungan yang dilakukan.

Sementara itu, Hakim menampik keterkaitan antara gerhana dan gempa. "Gravitasi Bulan memang berpengaruh pada Bumi, tetapi tidak cukup kuat sehingga bisa berpengaruh pada gempa," katanya.

Tayangan di situs Bosscha dapat diakses di alamat http://bosscha.itb.ac.id/en/multimedia/livestreamgbt2011.html. Selain Bosscha, beberapa komunitas astronomi juga menggelar edukasi astronomi dan tayangan gerhana bulan total tersebut, antara lain di alamat http://rukyatulhilal.org/live/gbt2011.

Wednesday, June 15, 2011

Awas, Trojan "Angry Birds Rio Unlock" Incar Android

JAKARTA, KOMPAS.com - Hati-hati buat Anda pecinta game Angry Birds. Nama game yang sedang ppuler dan sudah diunduh banyak 200 juta kali ini rupanya memberikan inspirasi bagi para pembuat malware untuk menginfeksi sistem operasi Android yang banyak dipakai di berbagai merek smartphone.

Seperti diketahui, Rovio yang menciptakan game ini biasanya memberikan versi gratis yang dapat diunduh dari Android Market. Namun, jumlah permianan hanyaterbatas level pertama dan jika penggunanya berminat untuk memainkan lebih banyak level lagi ia harus membayar untuk dapat melanjutkan permainan ke level berikutnya.

Di sinilah pembuat malware melihat celah dan beraksi dengan membuatkan aplikasi dengan nama "Angry Birds Rio Unlock" yang menjanjikan akan membuka seluruh level yang tersembunyi pada game Angry Birds Rio. Nama malware jenis trojan tersebut diberi nama sesuai versi game yang belum lama dikeluarkan "Angry Birds Rio".

Menurut pantauan virusICU dari Vaksincom sampai saat ini, pengunduh "Angry birds Rio Unlock" saat ini sudah mencapai lebih dari 400.000 kali. Jadi berarti korban potensial malware dengan kode Android.Plankton ini sudah mencapat 400.000 pengguna Android.

Jika anda setuju, maka selain mendapatkan level tersembunyi Angry Birds Rio, Anda juga akan mendapatkan "bonus" Trojan Android.Plankton yang akan melakukan banyak hal-hal yang merugikan, khususnya jika perangkat Android anda memiliki akses ke penyedia jasa seluler.

Trojan tersebut akan mengambil alih ponsel Anda dan mengirimkan SMS spam ke nomor premium yang akan menguras pulsa. Trojan juga akan mengunduh aplikasi lain tanpa sepengetahuan pemilik perangkat. Trojan juga akan mengirmkan data deviceID, versi SDK (software Development Kit) dan informasi mengenai hak akses dari file ke server yang telah disediakan pembuat trojan.

Jadi sekali terinfeksi trojan ini, perangkat Android Anda akan rentan terhadap infeksi malware lain. Saat ini dua aplikasi yang terdeteksi di-download oleh adalah "plankton_v0.0.3.jar" dan "plankton_v.0.0.4.jar". Adapun aksi kedua plankton ini adalah ia akan standby untuk menerima dan menjalankan perintah yang dikirimkan dari pusat kontrol malware.

Awal Juni 2011, malware yang mengincar Android terlihat mulai berkembang biak. Secara logis memang hal ini tinggal menunggu waktu, karena pembuat malware akan berusaha untuk menyerang OS yang paling populer. Saat ini malware terbanyak masih menyerang OS Windows, tetapi melihat kepopuleran Android, pembuat malware kelihatannya tergoda untuk menyerang OS ini.

Android.Plankton ditemukan pada tanggal 9 Juni 2011 oleh team analis Dr Web dan langsung dimasukkan ke dalam definisi Dr Web for Android. Antimalware untuk smartphone Dr Web for Android tersedia dalam 2 versi, versi pertama Dr Web for Android Lite yang dapat di unduh secara gratis dari Android Market dan versi berbayar dengan nama Dr Web for Android Anti-virus + Anti-Spam yang memiliki fungsi tambahan melindungi pengguna Android dari SPAM baik dari SMS maupun Tele Marketing.

Kabar baiknya, bila anda membeli Dr Web Antivirus for Windows, Linux atau Mac anda bisa mendapatkan Dr Web for Android Anti-virus + Anti-Spam secara gratis. Atau sebaliknya, jika anda membeli Dr Web for Android Anti-virus + Anti-Spam, maka anda akan mendapatkan gratis Dr Web for Windows, Linux atau Mac for workstation (non server).

Monday, June 13, 2011

Tiga Hari Lagi Gerhana Bulan Total

Saat gerhana bulan total, bulan tetap tampak namun berwarna kemerahan.
 
JAKARTA, KOMPAS.com — Tiga hari lagi, tepatnya Kamis (16/6/2011) dini hari, gerhana Bulan total akan terjadi dan dapat disaksikan di Indonesia. Gerhana akan dimulai pada pukul 00.25 WIB dan berakhir pada pukul 05.59 WIB. Berdasarkan publikasi NASA, totalitas atau kondisi saat Bulan tak tampak sama sekali akan berlangsung selama 100 menit, dari pukul 02.22 WIB hingga pukul 04.02 WIB.

Gerhana Bulan total kali ini bisa disaksikan di wilayah Eropa, Afrika, Amerika Selatan, Australia, dan Asia, termasuk Indonesia. Wilayah timur Afrika, Timur Tengah, Asia Tengah, dan barat Australia bisa menyaksikan keseluruhan tahap gerhana. Di Indonesia, wilayah yang keberuntungan yang sama adalah Sumatrra, Jawa, Kalimantan, dan sebagian Nusa Tenggara.

Pengamat di Eropa akan kehilangan tahap awal gerhana sebab saat tahap itu terjadi sebelum Bulan terbit. Sementara pengamat di wilayah timur Asia, timur Australia, dan Selandia baru akan kehilangan tahap akhir gerhana karena pada tahap itu Bulan sudah tenggelam. Wilayah Amerika Utara kurang beruntung sebab tak bisa menyaksikan seluruh gerhana ini.

Durasi totalitas gerhana kali ini akan menjadi salah satu yang terpanjang dalam 100 tahun. Dalam publikasi Space.com, Sabtu (11/6/2011), totalitas gerhana yang bisa menandingi terjadi pada pada 16 Juli 1935 selama 101 menit, 6 Juli 1982, dan 16 Juli 2000 selama 107 menit. Totalitas gerhana yang panjang berikutnya diperkirakan terjadi pada 27 Juli 2018 selama 106 menit.

Gerhana Bulan terjadi saat Matahari, Bumi, dan Bulan terjadi pada satu garis lurus di mana Bumi berada di antara Matahari dan Bulan. Tak seperti gerhana Matahari, gerhana Bulan aman disaksikan dengan mata telanjang tanpa perlu pelindung. Namun, karena terjadi tengah malam, pengamat disarankan istirahat terlebih dahulu.

Berkaitan dengan gerhana Bulan total ini, astronom amatir Ma'rufin Sudibyo dalam halaman Facebook-nya memberitahukan penyelenggaraan acara "Nonton Bareng Gerhana Bulan Total 16 Juni 2011" mulai pukul 01.23 WIB. Acara tersebut berlangsung di Masjid Asy-Syifa di kompleks RSU Muhammadyah Gombong, Jawa Tengah.

Sebelum pengamatan, Ma'rufin juga akan menyampaikan ulasan bertema "Seluk Beluk Gerhana Bulan Total 16 Juni 2011 serta Simulasi 1 Ramadhan dan 1 Syawal 1432 H/2011". Sementara shalat gerhana juga akan digelar menjelang waktu subuh. Teleskop dengan kamera dan terhubung layar dan TV internal akan digunakan sehingga pengamat bisa melihat tanpa perlu berebut teleskop.

Observatorium Bosscha juga akan memanfaatkan momentum gerhana Bulan total ini untuk melakukan pengamatan. Namun, sampai saat ini belum ada rencana menggelar nonton bersama menggunakan teleskop seperti pada gerhana Bulan sebelumnya mengingat waktu gerhana yang terjadi pada dini hari nanti sudah pasti sangat dingin di Lembang, Bandung.

Friday, June 10, 2011

Pameran ICC 2011 Gabungkan B2B dan B2C

Berbagai komputer dan ponsel digelar dalam Festival Komputer Indonesia dan Indonesia Cellular Show 2011 di Jakarta Convention Center, Rabu (8/6/2011). Pameran yang menampilkan produk dan jasa teknologi informasi tersebut akan berlangsung hingga 12 Juni 2011. PT Dyandra Promosindo sebagai penyelenggara memperkirakan transaksi mencapai Rp 600 miliar dengan jumlah pengunjung sekitar 200.000 orang

JAKARTA, KOMPAS.com - Pameran International Communication Expo and Conference (ICC) 2011 resmi dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring. Pembukaan pameran digelar di Assembly Hall Jakarta Convention Center (JCC), Rabu (8/6/2011). Pameran ini akan digelar selama 5 hari sejak 8 hingga 12 Juni 2011.

Tuesday, May 31, 2011

Teknologi Menjawab Tantangan Perubahan Iklim dan Bencana

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Indonesia menggelar workshop teknologi "TechCamp Jakarta" di @America, Pacific Place, Jakarta. Workshop teknologi ini akan berlangsung selama 2 hari, 19-20 Mei 2011.

TechCamp adalah bagian dari program Civil Society 2.0 yang diprakarsai oleh Hillary Clinton. TechCamp Jakarta sendiri merupakan acara kedua di dunia setelah tahun lalu event yang sama diadakan di Santiago, Chile.

Asisten Atase Pers Kedutaan AS Philip W. Roskamp mengatakan, "Sebanyak 40 LSM, sipil yang ahli dalam teknologi mengikuti acara ini." Ada pula dari Google, Yahoo, Microsoft, Telkomsel, Indosat, dan Novartis.

Roskamp mengungkapkan, workshop sendiri akan dibagi dalam beberapa diskusi kelompok. "Di sini kita fokus pada bagaimana teknologi merespon masalah bencana alam dan perubahan iklim," katanya.

Salah satu yang cukup disoroti adalah peran media sosial untuk merespon 2 masalah yang menjadi fokus yakni perubahan iklim dan bencana alam. Pengguna Facebook dan Twitter di Indonesia yang besar kembali dilihat sebagai potensi penggerak.

"Kita lihat bagaimana pengguna Facebook di Indonesia yang besar. Ini bisa berkontribusi untuk mengatasi masalah perubahan iklim dan bencana alam," kata Roskap ketika ditemui di sela pembukaan workshop hari ini.

Salah satu yang hadir di TechCamp Jakarta adalah Dian Paramitha, warga Yogyakarta yang tergabung dalam milis Cah Andong dan memprakarsai pengumpulan dana untuk korban Merapi lewat media sosial. Dian menguraikan, "Kemarin kita kumpulkan dana lewat Twitter dan dalam sebulan dapat Rp 100 juta. Tiap ada yang memberi kita foto sehingga orang percaya bahwa dananya disalurkan ke tempat yang benar."

Mengatakan tujuan kehadirannya, Dian yang sebelumnya juga mengumpulkan dana lewat media sosial untuk panti asuhan mengungkapkan, "Saya ingin nanti yang dengerin bisa terinspirasi, memakai internet untuk kegiatan sosial."

Hadir pula Hanny Kusumawati yang dikenal lewat program Coin a Chance. Ia mengatakan, "Di sini kan ada NGO. Nanti diharapkan bisa menemukan cara bagaimana media sosial mendukung program mereka."

Michael T Jones, Chief Technology Officer Keyhole Google mengatakan, fokus TechCamp di Jakarta sangat menarik. Ia mengatakan bahwa Google sendiri telah memiliki teknologi untuk membantu 2 masalah yang menjadi fokus dalam workshop ini.

"Kita bukan ilmuwan. Tapi Google punya Google Earth untuk ilmuwan di mana mereka bisa mengetahui mana daerah yang polusinya tinggi, kadar garam, dan sebagainya. Itu cara kami membantu," ungkapnya.

Sementara, dalam bidang bencana alam, ia mengatakan bahwa Google telah mengembangkan program yang bisa membantu mencari korban dan memberikan gambaran bagaimana bencana terjadi.

Roskamp menilai, penggunaan teknologi untuk merespon bencana alam dan perubahan iklim di Indonesia bisa berhasil. "Dengan jumlah masyarakat Indonesia yang mengakses Facebook, saya yakin itu bisa berhasil," katanya.
sumber di sini

Monday, May 30, 2011

Google Wallet Diluncurkan

NEW YORK, KOMPAS.com — Google Inc meluncurkan layanan mobile payment yang diberi nama Google Wallet, Kamis (26/5/2011). Layanan tersebut akan tersedia di ponsel dari Sprint Nextel Corp. Layanan ini memungkinkan pemilik telepon membayar dan mencairkan kupon lewat ponsel dengan sistem operasi Android.

Teknologi itu tersedia di ponsel Android Nexus S dari Sprint, operator nirkabel terbesar ketiga di Amerika Serikat. Google menggunakan teknologi yang disebut komunikasi jarak dekat atau near field communication (NFC). Teknologi ini memungkinkan pengguna membayar lewat ponsel di kasir yang dilengkapi dengan NFC.

Google akan meluncurkan layanan ini di lima kota, New York, San Francisco, Los Angeles, Chicago, dan Washington DC.

Borrell Associates Inc memperkirakan, belanja lewat kupon mobile di AS bakal naik jadi 6,53 miliar dollar AS tahun 2014 dibandingkan tahun lalu 370 juta dollar AS.

Google menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak dari beberapa perusahaan, seperti VeriFone Systems Inc dan ViVOtech Inc, untuk menjalankan layanan. (Kontan/Gloria Natalia)

Friday, May 27, 2011

Asyik, Facebook Akan Dilengkapi Musik, TV, dan e-Book

ARIS, KOMPAS.com - Facebook terus mengembangkan fitur-fiturnya agar makin digemari pengguna yang senang berjejaring sosial di dunia maya. CEO Facebook Mark Zuckenberg mengatakan, aplikasi musik, program televisi, dan buku bacaan akan menjadi produk baru yang memperkaya aplikasi Facebook ke depannya.

Dalam forum teknologi G-8 di Paris, Zuckenberg menjelaskan bahwa pengalaman multimedia ini kemungkinan akan mengikuti jejak aplikasi permainan di komputer yang telah dikembangkan Facebook selama ini. Saat ini Facebook sedang melakukan pembicaraan dengan Netfix Inc. untuk bisa mengintegrasikan semua aplikasi ini dalam satu perangkat.

"Saya berharap kita bisa mengaplikasikan itu di Fecebook dengan perusahaan baru yang akan kami bangun. Nanti perusahaan ini akan menciptakan konten menarik dan Facebook akan membuat Facebook bisa lebih bersosialisasi," ujar Zuckenberg.

Facebook saat ini sedang memperluas jangkauan bisnis dengan iklan. Facebook bersaing langsung dengan Google untuk urusan ini. Perusahaan yang berbasis di Palo Alto, California itu berhasil mencetak pendapatan lebih dari 2 miliar dollar AS tahun ini.(Kontan/Rizki Caturini)

Thursday, May 26, 2011

Ponsel Cerdas, Tablet PC, Apa Lagi?




Maraknya produksi tablet PC dalam dua tahun terakhir membuat persaingan industri perangkat digital semakin ramai. Cepat atau lambat, tablet PC akan menjadi tren dalam komunikasi modern.

Keberadaan tablet PC sebetulnya sudah dimulai lebih dari lima tahun lalu. Sabak digital, demikian istilah untuk tablet PC ini, waktu itu juga sudah menggunakan teknologi layar sentuh seperti sekarang. Akan tetapi, teknologi lainnya tidak jauh lebih menggiurkan dibandingkan komputer notebook sehingga konsumen pun enggan beralih ke tablet PC.

"Tablet PC itu harus ada unsur fun, menyenangkan. Dengan begitu, orang akan lebih suka membawanya ke mana-mana," kata Product Manager Samsung Galaxy Tab PT Samsung Electronics Indonesia (PT SEIN) Adinda Nesvia di sela-sela acara Samsung Media Trip di Seoul, Korea Selatan, akhir pekan lalu.

Faktor mobilitas tinggi dan memenuhi hasrat konsumen itulah yang kini dikejar oleh produsen tablet PC mana pun termasuk Samsung. Vice President Global Marketing Telecommunications Division Samsung Electronics Younghee Lee mengatakan, cepat atau lambat setiap orang dengan mobilitas tinggi memerlukan tablet PC, bergantung pada gaya hidup dan kebutuhannya.

Lee menegaskan, keberadaan ponsel cerdas (smartphone) sebetulnya sudah cukup menjawab kebutuhan dasar berkomunikasi, antara lain pengiriman/penerimaan surat elektronik dan selancar internet. Fungsi hiburan seperti menonton video dan games juga menjadi fitur tak terpisahkan dari smartphone.

"Tapi mengapa (memakai) tablet PC? Karena tablet PC memberikan pengalaman berbeda. Layarnya lebih besar sehingga lebih mudah menikmati tontonan, fiturnya juga lebih canggih," kata Lee dalam jumpa pers terbatas di pabrik Samsung di Suwon, Korea Selatan, Kamis (19/5/2011).

Itu sebabnya Samsung begitu agresif membidik pasar tablet PC. Samsung Galaxy Tab 7 yang diluncurkan di Indonesia pada September 2010 kini telah merebut 71 persen pasar tablet PC di Tanah Air. Kini PT SEIN sudah ambil ancang-ancang untuk memasarkan varian terbaru Galaxy Tab, yakni Galaxy Tab berlayar 10,1 inci dan 8,9 inci.

"Tidak hanya itu, kami juga mengembangkan layanan dan isi, kami mengembangkan semua hub seperti e-Reading dan social hub. Industri mobile bertransformasi ke smartphone dan kami perlu melakukannya secara cepat, tidak hanya soal hardware, tapi juga software," ujar Younghee Lee.

Bergerak cepat

Semua varian Galaxy Tab tersebut menggunakan sistem operasi Android buatan Google. Kondisi ini membuat Samsung mau tak mau harus terus mengikuti perubahan yang dibuat oleh Google pada sistem operasi open source tersebut. Di saat yang sama, Samsung juga dituntut untuk responsif terhadap perubahan perilaku konsumennya, termasuk dalam hal desain produk.

"Jika produk yang kami buat nantinya akan menjadi flagship (unggulan), kami bisa saja melibatkan banyak orang dalam tim untuk mendesainnya," kata Jinsoo Kim selaku Principal Designer Design Group Mobile Communication Samsung Electronics.

Perubahan-perubahan itu bisa terjadi setiap saat bergantung pada kondisi pasar dan Samsung bekerja cepat untuk merespons hal tersebut. Samsung Galaxy Tab 10,1, misalnya, mengalami transformasi desain hanya dalam waktu dua bulan sejak diperkenalkan pertama kali di Barcelona, Spanyol, Februari lalu. Waktu itu, varian ini masih didesain dengan ketebalan 10,6 mm. Nyatanya, produk tersebut kini dipertipis hingga menjadi 8,6 mm saja.

Jinsoo Kim mengatakan, Samsung bisa saja membuatnya lebih tipis lagi, tapi hal itu harus mempertimbangkan fungsi dan kenyamanan penggunaannya. Yang pasti, setiap perubahan itu harus disesuaikan dengan selera pasar, cocok dengan penggunaannya secara luas di berbagai bidang, dan pas untuk beragam konsumen dengan berbagai kebutuhan.

"Kami ingin menjadi pemimpin dalam industri ini dan menciptakan produk-produk bagus. Kami yakin kami dapat memberikan semua produk yang dibutuhkan, tapi kami belum dapat membocorkannya sekarang," ujar Younghee Lee.

Melihat ambisi Samsung untuk menguasai pasar tablet PC ini, akan sangat menarik untuk melihat perkembangan tablet PC di masa datang. Indonesia sebagai salah satu pasar terbesar Samsung di Asia Tenggara sudah barang tentu akan menikmati evolusi teknologi perangkat mobile tersebut. Juga menjadi menarik ketika konsumen disuguhi banyak pilihan tablet PC lain, entah itu yang berbasis Android atau sistem operasi khusus yang dibuat oleh produsen perangkat tersebut.
sumber disini

Wednesday, May 25, 2011

Listrik dari Gelombang Laut Menjanjikan



KOMPAS.com — Gelombang laut dan bandul lonceng menjadi inspirasi Zamrisyaf. Periset pada Divisi Penelitian dan Pengembangan PT PLN (Persero) ini merancang pembangkit listrik dengan energi gelombang laut yang menggerakkan bandul, kemudian diubah menjadi energi penggerak roda gila dan turbin listrik.

"Teknologi ini sudah mendapatkan hak paten dan siap dikomersialkan," kata Zamrisyaf, Kamis (19/5/2011) di Jakarta. Zamrisyaf mendaftarkan teknologi pembangkit listrik tenaga gelombang laut-sistem bandulan (PLTGL-SB) untuk mendapatkan paten sejak tahun 2002.

Awalnya, Zamrisyaf menekuni bidang pembangkit listrik mikrohidro. Kemudian, suatu perjalanan dengan kapal mendatangkan inspirasi baginya untuk merancang PLTGL-SB. Pada perjalanan itu, kapal diterpa badai dengan gelombang laut tinggi. Kapal berayun-ayun. Lonceng kapal pun berdentang. Zamrisyaf menyimak rumah lonceng beradu dengan bandulannya.

"Gelombang laut memiliki energi yang diteruskan bandulan lonceng. Bandulan lonceng menghasilkan energi bunyi, tetapi bandulan pada PLTGL-SB rancangan saya menghasilkan listrik," kata Zamrisyaf. Ia mengutip hukum kekekalan energi bahwa energi tidak dapat diciptakan dan dimusnahkan, tetapi diubah.

Zamrisyaf mengubah energi gelombang laut menjadi energi listrik melalui perantara energi gerak bandulan yang menjadi penggerak roda gila. Pada akhirnya, roda gila menggerakkan turbin atau dinamo yang berputar dan menghasilkan listrik. (Nawa Tunggal)

Sumber : disini

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More